Terakreditasi Peringkat " B "

Peraturan & Undang-Undang

 

Peraturan Beban Belajar dan Cudi Akademik

 

  1. Beban Studi

Beban studi mahasiswa selama satu tahun sebanyak 146 SKS yang dibagi menjadi delapan semester. Beban studi tersebut berupa paket mata kuliah, beban studi lebih lanjut ditentukan oleh indeks prestasi kumulatif (IPK).

  1. Masa Studi

Masa studi maksimum 8 semester dan waktu cuti akademik tidak diperhitungkan dalam penentuan batas waktu studi.

  1. Cuti Akademik
  • Alasan Cuti Akademik yang dapat diterima antara lain adalah :
  • faktor kesehatan yang dibuktikan dengan surat keterangan dokter yang menyatakan bahwa mahasiswa yang bersangkutan harus istirahat efektif selama satu semester atau lebih. Jika dipandang perlu, Ketua Program Studi dapat meminta pendapat pada dokter yang bersangkutan.

  • faktor lain yang dapat dipertimbangkan untuk memperoleh cuti akademik yang diperkuat dengan surat keterangan atau rekomendasi dari pejabat yang berwenang dan atau orang tua/wali mahasiswa.

  • Cuti akademik diberikan kepada mahasiswa oleh Ketua Program Studi berdasarkan permohonan tertulis.

  • Surat permohonan cuti akademik harus dilampiri dengan : (1) Mengajukan surat permohonan cuti akademik (Form Cuti Akademik),(2) Fotokopi KTM, (3) Fotokopi validasi bukti pembayaran pendidikan semester 1, semester 2 (cuti minimal 2 semester dijalankan) atau lembar keputusan bidikmisi, dan (4) Surat dari Dokter/pendukung lainnya.

  • Permohonan cuti akademik hanya akan dipertimbangkan apabila diajukan selambat-lambatnya satu bulan setelah perkuliahan berjalan.

  • Cuti akademik berlaku untuk satu semester, dan selama mengikuti pendidikan di STIPER Labuhan Batu hanya diberikan paling lama 2 semester. Mahasiswa yang dalam status cuti akademik berkewajiban melakukan pendaftaran ulang, dan harus membayar SPP sebesar 25 persen dari beban SPP yang berlaku untuknya.

  • Cuti akademik tidak boleh lebih dari dua semester berturut-turut. Mahasiswa yang dalam status cuti akademik berkewajiban melakukan pendaftaran ulang dengan membayar uang Registrasi. Jika pembayaran Registrasi tidak dilakukan maka status cuti akademiknya gugur dan berubah menjadi status mahasiswa tidak aktif (wajib mendaftar ulang menjadi mahasiswa baru.)

  • Setelah menjalani cuti akademik mahasiswa dinyatakan aktif kembali apabila mengajukan permohonan secara tertulis kepada Ketua Program Studi dengan melampirkan surat izin cuti akademik dan pelunasan sesuai poin 5.

  • Surat permohonan aktif kembali diajukan satu bulan sebelum awal semester yang akan berjalan.

  • Surat cuti akademik dan surat pengaktifan kembali diterbitkan oleh Ketua Program Studi dengan tembusan kepada Ketua Sekolah Tinggi, Puket II Administrasi Umum dan Keuangan dan Kasie BAAK.

  • Semua pembayaran melalui BRI Rek. 0228.01.000421.303, jadwal pembayaran SPP yang ditentukan.

  • SPP penuh yang sudah dibayar yang termasuk dalam masa cuti akademik tidak dapat diminta kembali.

  • Sanksi Cuti Akademik(1) Bilamana batas waktu cuti akademik telah habis dan mahasiswa yang bersangkutan tidak mengajukan permohonan aktif kembali, maka semester atau tahun akademik berikutnya diperhitungkan dalam masa studi dan dikenakan kewajiban membayar SPP penuh.(2) Apabila mahasiswa yang bersangkutan tidak mengajukan permohonan aktif kembali sampai semester berikutnya, maka mahasiswa tersebut dinyatakan mengundurkan diri dan dikeluarkan dari STIPER Labuhan Batu.

  • Seluruh nilai yang sempat diperoleh dalam periode cuti akademik menjadi batal.

  1. Pengunduran diri
  • Permohonan pengunduran diri mahasiswa baru STIPER Labuhan Batu yang baru mendaftar ulang disampaikan secara tertulis ke Ketua Sekolah Tinggi melalui Ketua Program Studi dengan menyertakan alasan-alasan dan bukti pembayaran biaya yang telah ditentukan dan Kartu Mahasiswa serta kartu keanggotaan lainnya yang terkait dengan status sebagai mahasiswa STIPER Labuhan Batu.

  • Permohonan pengunduran diri mahasiswa reguler disampaikan secara tertulis kepada Ketua Sekolah Tinggi melalui Ketua Program Studi oleh yang bersangkutan atas sepengetahuan orang tua/wali dengan menyertakan alasan-alasan pengunduran diri tersebut dilampirkan Kartu Mahasiswa (asli).

  • Ketua Program Studi akan mengeluarkan Surat Persetujuan pengunduran diri untuk yang bersangkutan yang selanjutnya disampaikan ke Kasie BAAK bersama KTM yang bersangkutan dan mengusulkan ke Ketua Sekolah Tinggi untuk selanjutnya ditetapkan dengan SK Ketua Sekolah Tinggi.

  • Selama proses penerbitan SK Ketua Sekolah Tinggi yang bersangkutan tidak berhak mendapatkan pelayanan administrasi dan akademik serta memanfaatkan fasilitas STIPER Labuhan Batu.

 

 

Peraturan Perkuliahan Semester Pendek (SESPEN)

BAB III
KETENTUAN PENYELENGGARAAN
SEMESTER PENDEK
PASAL 5
Waktu dan Beban Studi

  1. Waktu perkuliahan semester pendek dilakukan waktu ujian akhir semester genap;
  2. Waktu studi yang ditempuh mahasiswa selama mengikuti semester pendek tidak diperhitungkan dalam perhitungan lama studi mahasiswa;
  3. Beban SKS maksimum yang dapat diambil adalah 10 SKS;
  4. Jumlah matakuliah yang dapat diambil pada semester pendek maksimum 3 matakuliah ekuivalen 10 SKS yang perdanah diambil pada semester sebelumnya;
  5. Matakuliah magang, praktek kerja lapangan, KKN dan PPL tidak dapat dilaksanakan untuk semester pendek.


BAB IV
ADMINISTRASI PENYELENGGARA
SEMESTER PENDEK
PASAL 11
Kepanitiaan Kegiatan

  1. Semester pendek diselenggarakan dan dikelola oleh Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian Labuhan Batu, dengan Ketua STIPER Labuhan Batu sebagai penanggungjawab kegiatan;
  2. Dalam melaksanakan kegiatan semester pendek, Ketua dapat membentuk panitia Semester Pendek;
  3. Kepaniatiaan disusun sesuai kebutuhan dengan mempertimbangkan ketentuan-ketentuan lain yang berlaku;


PASAL 12
Pembiayaan Kegiatan

  1. Seluruh kegiatan pelaksanaan semester pendek dibebankan dari hasil pembayaran biaya semester pendek mahasiswa;
  2. Pembayaran semester pendek permatakuliah Rp. 150.000,- (seratus lima puluh ribu rupiah) dan dibayarkan melalui BRI dengan nomor rekening: 022801000421303. An. Yayasan ULB;


PASAL 13
Jumlah Peserta Minimum

  1. Kelas perkuliahan semester pendek per matakuliah dapat diselenggarakan apabila sekurang-kurangnya diikuti oleh 5 mahasiswa. Apabila jumlah kurang 5 mahasiswa maka perkuliahan dapat dilaksanakan dengan catatan besarnya pembayaran dengan perhitungan 5 mahasiswa yang ditanggung oleh jumlah mahasiswa;
  2. Panitia semester pendek berhak menutup kelas yang ditawarkan apabila sudah penuh;
  3. Panitia semester pendek berhak membatalkan atau menyelenggarakan kelasyang ditawarkan;


KLIK untuk lebih lengkapnya silahkan download Surat Keputusan Pedoman Penyelenggara Perkuliahan Semester Pendek